Berita
Kamis, 12 Juli 2018

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT LAKSANAKAN PENYELENGGARAAN ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT (AKD) BAGI ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, saat ini terus berupaya meningkatkan kompetensi Pegawai Negeri Sipil diantaranya dengan melaksanakan Penyelenggaraan Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) Tahun 2018. Hal ini sebagai salah satu upaya perencanan diklat sesuai tuntutan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang menyebutkan bahwa “ Setiap PNS memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam pengembangan kompetensi paling sedikit 20 (dua puluh) jam pelajaran dalam 1 (satu) tahun “. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian dan ketrampilan Kasubbag Administrasi Umum dan Kepegawaian dalam melaksanakan perencanaan kegiatan diklat. Analisa Kebutuhan Diklat merupakan proses yang berkelanjutan dalam pengumpulan data untuk menentukan kebutuhan pelatihan pada setiap OPD, sehingga pelatihan  yang dilaksanakan dapat membantu OPD untuk  mencapai tujuannya. Demikian disampaikan Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, MBA yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan, Drs. Tekki Angkat, saat membuka Penyelenggaraan Analisis Kebutuhan Diklat 2018, bertempat di Balai Diklat BKD Kab. Pakpak Bharat, Cikaok, Senin, (9/07).

Penyelenggaraan Analisis Kebutuhan Diklat dinilai penting, untuk mewujudkan program diklat yang efektif. Karena analisis kebutuhan diklat merupakan dasar  keberhasilan program pelatihan. AKD dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta dalam menentukan sasaran, mengidentifikasi diskrepansi kompetensi yang seharusnya dengan kompetensi actual, dimana kesenjangan tersebut dapat diselesaikan melalui program Diklat dan Non Diklat. Dengan AKD yang secara sistematis dan terencana dapat menentukan kebutuhan diklat secara riil bagi individu atau jabatan pada setiap organisasi dalam pengembangan Sumber Daya Aparatur. Seringkali, organisasi akan mengembangkan dan melaksanakan pelatihan tanpa terlebih dahulu melakukan analisis kebutuhan diklat.

Kepala BKD Kabupaten Pakpak Bharat, Sartono Padang, S.Sos., MM, didampingi Kepala Bidang Diklat Diamin Eva Reuber Sinaga, SE., M.Si dan Kasubbid Diklat Teknis dan Fungsional Sekjen Padang, S.A.P, berharap peserta diklat setelah mengikuti pelatihan AKD bisa melaksanakan perencanaan kebutuhan diklat yang baik di masing-masing OPD. Sehingga akan memunculkan diklat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Kepala BKD juga menegaskan, kedepan diharapkan pelaksanaan pelatihan di OPD tidak bisa lagi dilaksanakan tanpa melalui AKD terlebih dahulu.

Sementara, dalam sambutannya Bupati Pakpak Bharat yang diwakili Asisten Pemerintahan, memberikan apresiasi pada Badan Kepegawaian Daerah Kab. Pakpak Bharat yang telah melaksanakan pelatihan AKD tahun 2018. Karena selama ini daerah lain, masih jarang melaksanakan kegiatan ini. Padahal pelatihan AKD sangat penting untuk diselenggarakan, agar perencanaan program diklat dapat efektif dalam pembangunan sumber daya aparatur dalam kerangka reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Untuk menghasilkan diklat yang berkualitas, diperlukan suatu kemampuan untuk melakukan analisa kebutuhan diklat untuk para perancang program diklat.

Sekedar diketahui pelatihan AKD diikuti 30 orang peserta dari masing-masing OPD yang membidangi kepegawaian. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 9 s/d 11 Juli 2018. Sedangkan nara sumber yang memberikan materi selama pelatihan berlangsung berasal dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara. Materi yang diberikan diantaranya, Manajemen Aparatur Sipil Negara, Kebijakan Diklat Aparatur, Peranan Kompetensi dalam Organisasi, Standar Kinerja Organisasi, Teknis Analisis dan Lain-lain.

Copyright © 2018 Kabupaten Pakpak Bharat. All Right Reserved